Tanda-tanda Perang Berikutnya (kolom)


[ 12/04/2010 – 10:54 ]

Oleh: Dr. Issam Adwan

Detikworld-Banyak indikator menunjukkan dekatnya agresi baru Zionis ke Jalur Gaza, bisa termasuk juga terhadap Hizbullah di Libanon. Di antara indikator-indikator itu adalah:

1 – Berhentinya perang terakhir tanpa gencatan senjata. Di mana Israel telah menggagalkan upaya-upaya Mesir untuk merealisasikan gencatan senjata. Ini adalah indikasi pertama adanya sesi lain perang ini.

2 – Berlanjutnya blokade dan pengepungan terhadap Jalur Gaza dan semakin diperketat dengan bantuan Mesir dan beberapa negara Arab, pencegahan masuknya bahan bangunan ke Jalur Gaza serta pencegahan masuknya senjata dan dana ke Gaza. Semua itu menunjukkan keinginan Israel dan sekutu-sekutunya dalam merealisasikan tujuan-tujuan yang gagal untuk dicapai dengan perang, melalui blokade. Jika blokade ini ditambahkan kepada kehancuran yang terjadi di Gaza, maka diprediksi pemerintah Hamas akan jatuh dan terjadi kudeta rakyat Palestina terhadap pemerintah Hamas hanya dalam beberapa bulan saja. Ketidak berhasilan semua itu setelah lewat 15 bulan membuat kemungkinan terulangnya perang kembali lebih besar.

3 – Upaya-upaya ptprotas Mahmud Abbas untuk menggagalkan laporan Goldstone dan penundaan penyampaian laporan tersebut di hadapan Dewan Keamanan PBB. Juga upaya otoritas Abbas untuk menunda pengajuan laporan Falk hingga bulan Juni mendatang. Semua itu adalah indikator adanya keinginan Mahmud Abbas dan beberapa negara Arab, serta banyak negara Barat, untuk tidak mengutuk Israel atas kejahatan perang yang mereka lakukan dalam agresi terakhir di Jalur Gaza. Dan itu adalah hal penting bagi Israel untuk melanjutkan tugas kotornya di Jalur Gaza dengan lebih banyak lagi menghabisi nyawa warga Palestina dan membawa kehabcuran besar di Jalur Gaza. Jika pun harus ada kecaman terhadap Israel – menurut kelompok yang pro – biarlah itu terjadi setelah perang berikutnya.

4 – Ancaman terus-menerus terhadap Iran silih berganti dari Amerika dan Israel, akan menciptakan suasana perang dingin antara kedua belah pihak. Masing-masing khawatir terhadap yang lainnya. Iran dengan kemampuanya bisa mengencam kepentingan Amerika di Irak, Teluk, Afganistan, dan bahkan di Pakistan, Amerika tidak akan mau mengambil risiko melancarkan respon militer ke Iran. Demikian juga Israel tidak akan mengambil risiko karena tahu dia beerada dalam target rudal-rudal Iran. Pada saat yang sama kedua negara ini akan bersaing melancarkan serangan tidak langsung ke Iran dengan menggempur kekuatan yang dianggap sebagai kaki tangannya yang mengancam Israel, yaitu Hamas dan Hizbullah. Bila ini terjadi maka akan ada dua keuntungan langsung:

Pertama: pesan bahwa serangan terhadap Iran telah tercapai, dengan menyerang kaki tangannya. Hal ini akan membuat Israel dan Amerika nekad terjun dalam perang yang sesungguhnya dan memberi keduanya prestise palsu melalui propaganda palsu yang mengatakan bahwa mereka telah menang menghadapi Iran. Padahal mereka tahu bahwa Iran juga tidak bertindak sembrono untuk melakukan intervensi langsung mendukung Hamas dan Hizbullah. Iran hanya akan memberikan propaganda dan dana untuk mereka.

Yang kedua: Upaya terbebas dari dua musuh yang mengganggu Israel di kawasan tersebut dan menghambat upaya perdamaian yang akan membuka pintu kawasan dan dunia bagi Israel. Di mana kekalahan Hamas akan berakibat hancurkan kekuatan bangsa Palestina dengan demikian mereka pasti akan menerima dikte-dikte Israel. Sementara kekalasan Hizbullah akan menyebabkan Libanon bergabung dengan poror negara-negara Arab moderat dan memotong kuku-kuku Suriah. Hal ini akan memberi mereka kesempatan untuk menandatangani perdamaian dengan Israel.

5 – Israel terus melaksanakan rencana-rencana agama, permukiman dan yahudisasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, dalam aksi yang mirip dengan (sakaratul maut). Keberhasilan rencana-rencana tersebut membutuhkan tindakan untuk membungkam setiap suara perlawanan di Palestina dan di luar, terutama karena Israel melihat adanya kerelaan dan persetujuan dari Mahmud Abbas dan Salam Fayyad mengenai ide negara Yahudi dan penyelesaian masalah pengungsi Palestina yang jauh dari negara Israel. Hal ini membuat Israel yakin dengan perang petir berikutnya yang bisa mencabut Hamas dari Gaza, atau membawa mereka kembali ke belakang tiga puluh tahun silam, sehingga tidak cukup kuat untuk melawan solusi yang diajukan yang didasarkan atas pengakuan terhadap keyahudian Israel, penghapusan masalah pengungsi dan pemerintahan otonomi bagi orang-orang Palestina, terserah bila mereka menamainya dengan (negara) jika mau.

6 – Langkah-langkah militer yang dilakukan Israel menunjukan terjadinya proses pemanasan di fron internal Israel. Hal itu berupa: serangan Israel berulang-ulang dan tidak beraturan ke daerah perbatasan Jalur Gaza, perjanjian dengan Mesir untuk membangun tembok pemisah baja untuk memperketat blokade terhadap Jalur Gaza, pengembangan kemampuan pertahanan dengan menyediakan sistem anti roket Hamas, tank-tank canggih Merkava yang tidak terpengaruh oleh serangan rudal anti tank, serta pengumuman yang disampaikan Israel mengenai latihan militer secara meluas yang melibatkan semua masyarakat Israel pada bulan Mei mendatang yang disertai dengan pembagian masker-masker pelindung dari gas. Semua itu menunjukkan persiapan untuk perang dalam waktu dekat dan segera. Kita memohon kepada Allah semoga perang tidak terjadi. (asw)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: