Zionis Berencana Menyita Tanah Warga Palestina di Issawiya


[ 30/03/2010 – 11:33 ]

Detikworld-Alquds – Infopalestina: Penguasa penjajah Zionis terus meningkatkan tindakan represifnya terhadap penduduk Palestina di al Quds. Mereka masih melarang warga al Quds di Issawiya ke tanah pertanian mereka ke timur jalan yang menghubungkan permukiman Yahudi Ma’ale Adumim dan Jericho.

Tindakan ini bertepatan dengan dimulainya alat-alat berat Israel bekerja di atas wilayah terebut di jalan Al Quds – Jericho yang berhadapan dengan kawasan industri yang disebut “Mishor Adumim”, yang merupakan bagian dari rencana pembangunan permukiman (E1), di mana pasukan penjajah Israel bermaksud untuk membangun empat ribu unit “permukiman” yang menghubungkan antara permukiman Yahudi Ma’ale Adumim dan al Quds.

Menurut Hani al-Issawi, seorang anggota Komite Pertahanan Wilayah Issawiya, dalam pernyatan peras hari ini, Selasa (30/3), warga daerah ini telah mendapatkan keputusan yang dikeluarkan Mahkamah Agung Zionis, yang mengizinkan mereka ke lahan pertanian mereka saat didirikan kamp di bagian dari wilayah tersebut. Namun demikian otoritas penjajah Zionis Israel mengabaikan keputusan ini dan terus mencegah petani Palestina ke tanah mereka. Warga kembali mengadukan masalah ini ke Mahkamah Agung Israel, tertama setelah pihak berwenang Israel yang disebut “Civil Administration” mulai melakukan penggusuran dan penyitaan tanah dan peralatan pertanian dari para petani.

Warga Issawiya melihat tindakan Zionis Israel ini sangat berbahaya. Karena larangan terhadap para petani untuk bekerja di tanah mereka, bisa menjadi pintu dimulainya penyitaan dan penggusuran dengan dalih tanah mereka telah ditinggalkan pemiliknya. Sebelumnya pasukan penjajah Israel menyatakan bahwa tanah yang sangat luas di wilayah Issawiya sebagai tanah “negara” dengan dalih yang sama. Sementara warga berhasil membuktikan kepemilikan mereka atas tanah tersebut.

Disebutkan abhwa pasukan penjajah Zionis telah mencegah petani ke tanah pertanian mereka dengan mobil-mobil mereka. Namun belakangan mereka juga sengaja menutup pintu gerbang yang bisa dilewati para petani dengan berjalan kaki. Dengan demikian pasukan Zionis telah memisahkan para petani dengan lahan mereka dan mencegah kemungkinan mereka (para petani) untuk menggarap tanahnya. (asw)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: