Cendikiawan dan Pelajar: Al-Quds Bagian Akidah Kami


[ 25/03/2010 – 12:33 ]

Gaza – Infopalestina: Yahudisasi Al-Quds … penghancuran masjid Al-Aqsha… realitas yang ingin dipaksakan Israel terhadap umat Islam yang meyakini kedua tempat suci itu sebagai bagian dari akidah yang tidak terpisah dari mereka. Apapun penghalangnya, umat Islam harus menyelamatkan kota dan masjid suci itu.

Dari penjajah yang melarang shalat di masjid suci, seperti yang dialami warga Al-Quds dan Palestina ’48 hingga milisi Abbas yang melakukan tindakan represif terhadap perlawanan warga seperti di Tepi Barat. Pada saat Jalur Gaza merdeka dari Israel, wilayah itu langsung diblokade yang disambut oleh saudara-saudara mereka yang berkhianat dari janji persaudaraan. Maka warga Gaza hanya bisa menggelar solidaritas di kampus, sekolah dan jalan untuk mendukung warga Al-Quds. Di depan dunia mereka mengatakan, “Kami tidak akan menerima yahudisasi Al-Quds atau penghancuran masjid Al-Aqsha, betapapun mahalnya pengorbanan,”

“Pertahankan Senapan”

“Pertahankan Senapan, kami akan tetapi menghasung bangsa-bangsa untuk melawan,” inilah yang diungkap oleh Dr. Musa Abu Diqqah, dosen di Universitas Al-Aqsha yang berbicara tentang peran cendikiawan dalam perang menuju kemerdekaan. “Apa yang terjadi di masjid Al-Aqsha adalah bagian dari akidah kita, sebagai muslim. Maka sepatutnya sebagai muslim membela dan menyelamarkan masjid dan membelanya. Pelecehan ini mengungkap betapa parah pembiaran yang dilakukan Arab terhadap masjid suci ini. Karenanya, sebagai kaum cendikiawan dan akademisi harus beperan dalam menyadarkan public Arab. Jangan kita jadi tugu diam yang tidak bermakn. Maka seruan kita harus bersifat provokatif terhadap bansga Arab untuk membela tempat suci di Palestina. Diamnya bangsa Arab dalam hal ini sangat aneh padahal Israel sudah kentara ingin membersihkan budaya Arab di sana,” tegasnya.

“Kaum cendikiawan adalah pemilik kata-kata bebas dan bersih. Mereka harus bisa menciptakan keputusan melawan dan menajamkan api di tempat suci. Sebab ada cendikiawan yang tidak peduli dengan pelanggaran yang terjadi di Al-Quds. Mereka saya cela.” Tuturnya kritis.

Pelajar; Tumpahlah Wahai Kaum Muslimin

Pelajar Muhammad Yusuf Bahr menegaskan, semua orang tahu apa yang terjadi di Al-Quds berupa yahudisasi, pembangunan pemukiman. Warga Al-Quds tumpah ruah ke jalan-jalan melawan Israel. Saya berharap ini diikuti oleh bangsa-bansga di dunia Arab dan Islam. Meski kelompok Fatah melawan demontrasi itu. (bn-bsyr)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: