PKS Bersedia Keluar Jika Yudhoyono Meminta


Detikworld – Rabu, 24 Maret

[PKS Bersedia Keluar Jika Yudhoyono Meminta]

Jakarta (Detikworld) – Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Agus Purnomo mengatakan, PKS bersedia keluar dari koalisi partai mendukung pemerintah jika yang meminta adalah Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

“Karena pembuat keputusan soal koalisi di Partai Demokrat adalah Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono,” kata Agus Purnomo pada diskusi “Konsolidasi Koalisi Pasca Panitia Angket Century” di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan, kalau yang meminta keluar dari koalisi adalah pengurus harian Partai Demokrat, PKS tidak akan keluar karena bukan kewenangannya.

Kalau ada pernyataan yang meminta PKS keluar dari koalisi, PKS akan melihatnya secara proporsional siapa yang mengatakan hal tersebut dan apa pertimbangannya.

Dia menegaskan, setiap partai anggota koalisi pendukung pemerintahan memiliki kebijakan sendiri dan memiliki figur pengambil keputusan yang menandatangani kesepakatan koalisi.

Figur tersebut adalah Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Majelis Syuro PKS KH Hilmi Aminuddin, Ketua Umum PPP Suryadharma Ali, Ketua Umum PAN Hatta Radjasa, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar serta Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.

“Evaluasi dan pengambilan keputusan soal koalisi dibahas dan diputuskan oleh figur-figur pengambil keputusan di setiap partai,” katanya.

Dia mengatakan, informasi yang diterimanya belum ada evaluasi secara resmi dari Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat serta di PKS juga belum ada evaluasi secara resmi.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPP Partai Demokrat Djafar Hafsah mempersilakan PKS keluar dari koalisi jika sudah tidak sejalan lagi dengan kesepakatan koalisi.

Dia menjelaskan, kesepakatan koalisi dibangun lima partai adalah mendukung pasangan calon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan calon Wakil Presiden Boediono pada Pemilihan Presiden 2009.

Setelah pasangan tersebut terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden, koalisi dilanjutkan dengan mendukung penyelenggarakan pemerintahan, baik di eksekutif maupun legislatif.

“Namun sikap PKS dan Partai Golkar pada Panitia Angket Kasus Bank Century, tidak sejalan dengan sikap partai koalisi pendukung pemerintah,” katanya.

Keputusan DPR soal kasus Bank Century menggembarkan perpecahan di antara partai pendukung pemerintahan. Tiga fraksi, yakni Fraksi Partai Demokrat, Fraksi PKB dan Fraksi PAN berpandangan pemberian dana talangan ke Bank Century sudah sesuai kebijakan dan tidak ada pelanggaran hukum.

Sedangkan enam fraksi lainnya, yakni PDI Perjuangan, Gerindra, Hanura, Golkar, PKS dan PPP berpandangan pemberian dana talangan ke Bank Century melanggar hukum dan meminta lembaga hukum menindaklanjutinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: