Persijap Pilih Bertahan Hadapi Arema


Selasa, 23 Maret 2010, 14:10 WIB

Persijap akan berusaha memperkuat pertahanan agar gawangnya tak kebobolan.

JAKARTA-Detikworld-Persijap Jepara paham akan kekuatan Arema Indonesia sebagai pemimpin klasemen Liga Super Indonesia (LSI). Ini membuat Persijap memilih untuk memperkuat pertahanan saat kedua tim berhadapan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (24/3).

Persijap akan berupaya membuat Arema frustrasi dan mencoba mencuri gol lewat serangan balik.
“Dalam kondisi normal sulit menembus pertahanan Arema yang dikawal Pierre Njanka yang bermain sangat tenang. Jika kami bisa menahan mereka tidak membuat gol, saya berharap Njanka ikut naik membantu serangan dan kami bisa memanfaatkan kondisi itu dengan serangan cepat,” kata pelatih Persijap, Junaidi, saat dihubungi Republika, Selasa (23/3).

Persijap menunjukkan grafik permainan meningkat di laga tandang dengan tidak pernah terkalahkan dari empat laga. Terakhir, Laskar Kalinyamat, julukan Persijap, membungkam Persik 3-2 di Kediri walau tertinggal lebih dahulu.

Persijap saat ini berada di posisi delapan klasemen dengan nilai 33 dari 24 laga, terpaut 15 poin dari Arema. Kemenangan bisa mengangkat posisi Persijap naik ke posisi enam, menggeser Persija Jakarta.

Untuk menahan gempura Singo Edan, julukan Arema, Persijap akan berupaya mematikan kedua sayap Arema, Muhammad Ridhuan dan Muhammad Fakhruddin. Menurut Junaidi gol-gol Arema selalu berawal dari gerakan dan umpan kedua sayap ini. “Sayap mereka juga bisa menusuk ke dalam sehingga harus kita batasi pergerakannya,” ucap Junaidi.

Junaidi juga meminta para pemainnya disiplin menjaga Roman Chmelo di tengah. Chmelo sering menghadirkan masalah lewat tendangan kerasnya yang kadang dilakukan dengan tidak terduga.
“Satu lagi yang harus dijaga anak-anak adalah eksekusi bola mati. Arema salah satu tim yang paling pintar memanfaatkan bola mati untuk mencetak gol,” sebutnya.

Junaidi juga gembira striker Noh Alam Shah tidak bisa bermain, namun tidak menilai ini menjadi keuntungan besar bagi timnya. Sebab Arema dinilai sebagai tim yang solid dan tidak bergantung kepada seorang pemain.

Sebaliknya Persijap tidak dapat menurunkan gelandang M Bachtiar. Persijap akan bertumpu kepada kengototan Dony Fernando Siregar dan pergerakan Phaitoon Tiabma. Di lini depan, Junaidi akan mempertahankan duet Pablo Frances dan Eki Nurhakim.

“Eki sedang on fire dan saya pasti akan memasangnya. Semoga para pemain saya bisa menjalankan instruksi dengan baik di laga ini,” jelas Junaidi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: